Berita  

Jalan Cor Beton Batu Kuning Ditutup, Mobil nyasar ke Talang Kibang Akibat Minimnya rambu-rambu himbauan

Baturaja.SAENEWS.COM || Pembangunan jalan cor beton Batukuning – Kurup, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), sudah di resmikan oleh Gubernur Sumatra Selatan, H. Herman Deru pada hari Senin lalu (01/12/2025).

Pembangunan jalan cor beton yang sangat di harapkan masyarakat khususnya warga Batu kuning – Kurup kini menjadi kenyataan untuk mempunyai jalan bagus yang mana menjadi akses utama masyarakat.

Ironisnya pelaksanaan pembangunan jalan cor beton tersebut minimnya rambu-rambu pemberitahuan, sehingga banyak pengguna jalan terjebak khususnya pengendara mobil yang bemuatan.

Salah satu pengguna jalan, Rega supir mobil fuso, membawa tekmon dengan tujuan Palembang- Baturaja terjebak hingga berputar arah masuk ke jalan Talang Kibang Desa Terusan, Kecamatan Baturaja Timur, Kamis (04/12/2025).

“Saya bingung karna tidak ada pemberitahuan mobil dilarang lewat atau dilarang masuk di pasang disimpang Kurup melainkan dipasang di simpang 4 Perumahan Sion.” Ucap Rega Sopir mobil yang terjebak salah jalan.

Awak Media Saenews.com sempat berbincang dengan Rega Sopir mobil yang terjebak salah arah, Rega menyayangkan bahwa penyelenggaraan proyek pembangunan jalan cor beton Batukuning-kurup tersebut kurangnya pemberitahuan masalah rambu-rambu dilarang melintas.

Lanjut awak Media Saenews.com menyambangi pihak pelaksanaan proyek pembangunan jalan cor beton Batukuning-Kurup, guna menanyakan permasalahan tidak dipasangnya himbauan di simpang Kurup.

Parijon selaku pihak CV pelaksana pekerjaan jalan cor beton Batukuning-Kurup mengatakan bahwa baleho himbauan sudah dipasang.

” Semua sudah kita pasang prihal himbauan rambu-rambu jalan, tentang pelaksanaan pengerjaan proyek jalan tersebut. “Ungkap Parijon.

Harapan dari penggunaan jalan terkhusus dari para sopir truk atau fuso agar dapat memberi himbauan dengan secara jelas terutama pada persimpangan jalan sehingga tidak membuat terjebak para pengguna jalan dan dapat memberitahu jalan alternatif agar dapat melintas sehingga tidak berputar balik sehingga dapat menyebabkan kemacetan dari para pengguna jalan. (Nov).

Baca juga:  Kurang dari 24 Jam, Pelaku Pembunuhan di Kertapati Palembang Diamankan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita  

Jalan Cor Beton Batu Kuning Ditutup, Mobil nyasar ke Talang Kibang Akibat Minimnya rambu-rambu himbauan

Baturaja.SAENEWS.COM || Pembangunan jalan cor beton Batukuning – Kurup, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), sudah di resmikan oleh Gubernur Sumatra Selatan, H. Herman Deru pada hari Senin lalu (01/12/2025).

Pembangunan jalan cor beton yang sangat di harapkan masyarakat khususnya warga Batu kuning – Kurup kini menjadi kenyataan untuk mempunyai jalan bagus yang mana menjadi akses utama masyarakat.

Ironisnya pelaksanaan pembangunan jalan cor beton tersebut minimnya rambu-rambu pemberitahuan, sehingga banyak pengguna jalan terjebak khususnya pengendara mobil yang bemuatan.

Salah satu pengguna jalan, Rega supir mobil fuso, membawa tekmon dengan tujuan Palembang- Baturaja terjebak hingga berputar arah masuk ke jalan Talang Kibang Desa Terusan, Kecamatan Baturaja Timur, Kamis (04/12/2025).

“Saya bingung karna tidak ada pemberitahuan mobil dilarang lewat atau dilarang masuk di pasang disimpang Kurup melainkan dipasang di simpang 4 Perumahan Sion.” Ucap Rega Sopir mobil yang terjebak salah jalan.

Awak Media Saenews.com sempat berbincang dengan Rega Sopir mobil yang terjebak salah arah, Rega menyayangkan bahwa penyelenggaraan proyek pembangunan jalan cor beton Batukuning-kurup tersebut kurangnya pemberitahuan masalah rambu-rambu dilarang melintas.

Lanjut awak Media Saenews.com menyambangi pihak pelaksanaan proyek pembangunan jalan cor beton Batukuning-Kurup, guna menanyakan permasalahan tidak dipasangnya himbauan di simpang Kurup.

Parijon selaku pihak CV pelaksana pekerjaan jalan cor beton Batukuning-Kurup mengatakan bahwa baleho himbauan sudah dipasang.

” Semua sudah kita pasang prihal himbauan rambu-rambu jalan, tentang pelaksanaan pengerjaan proyek jalan tersebut. “Ungkap Parijon.

Harapan dari penggunaan jalan terkhusus dari para sopir truk atau fuso agar dapat memberi himbauan dengan secara jelas terutama pada persimpangan jalan sehingga tidak membuat terjebak para pengguna jalan dan dapat memberitahu jalan alternatif agar dapat melintas sehingga tidak berputar balik sehingga dapat menyebabkan kemacetan dari para pengguna jalan. (Nov).

Baca juga:  10 vragen die ik had over Spinzen Casino voordat ik me aanmeldde

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *